Pakistan termasuk salah satu anggota penting dalam aliansi 34 negara di bawah pimpinan Arab Saudi untuk memerangi terorisme.
Dengan Iran dan Rusia absen, Riyadh berani menampilkan diri sebagai pioneer untuk memerangi kelompok teroris Da‘isy. Padahal peran Riyadh dan Ankara dalam mengembangbiakkan kelompok anti kemanusiaan ini sudah menjadi rahasia umum.
Sekalipun demikian, Islamabad yang enggan ikut campur tangan dalam perang Yaman lantaran memiliki hubungan baik dengan Iran, kali ini pun tidak akan mengangkat kaki untuk melakukan oerasi apapun di tanah Suriah.
Menurut pengakuan para petinggi Pakistan, kini Islamabad dan Tehran telah semakin memperkuat hubungan keamanan dan politik, dan lobi Iran di Pakistan banyak menanamkan pengaruh.
Para petinggi Pakistan sering melakukan pertemuan dengan Iran untuk menentukan kebijakan tentang Suriah. Seandainya pun Islamabad harus ikut campur tangan dalam sebuah operasi internasional, tetapi pengesahan Parlemen Pakistan adalah penentu final.
Perlu diketahui, Pakistan pasti menjauhi setiap aksi dramatik anti terorisme yang bisa memperkeruh hubungan dengan Tehran. Para petinggi Pakistan menekankan akan ikut andil dalam aksi anti terorisme yang hanya membidik para teroris.
Pakistan berprinsip, aliansi militer yang dipimpin Arab Saudi sebaiknya juga mengundang Iran untuk berpartisipasi.
(Tribune-Pakistan/Shabestan/ABNS)
0 komentar:
Posting Komentar