Dari Dialog Agama Hingga Pertemuan Perdagangan


Presiden Hasan Ruhani hari ini sedang menjalani hari terakhir kunjungan di Italia. Dalam hari terakhir ini, ia berkunjung ke Vatikan dan juga menggelar pertemuan-petemuan perdagangan dengan pihak terkait.

Dalam pertemuan dengan Paus Fransiskus, pemimpin umat Katholik dunia ini, Presiden Ruhani menekankan urgensi kerja sama seluruh dunia dan lembaga-lembaga internasional untuk menghentikan setiap bentuk perang dan perseteruan.

Presiden Ruhani menegaskan, iman kepada seluruh nabi Ilahi terutama Nabi Isa as (Yesus) serta hidup damai dengan seluruh pengikut agama Yahudi dan Kristen termasuk kebanggaan yang dimiliki oleh Republik Islam Iran. Modal iman dan spiritual ini bisa dimanfaatkan untuk menuntaskan problematika masyarakat manusia sekarang ini.

Presiden Ruhani menegaskan, membasmi persenjataan pembasmi massal termasuk senjata atom adalah keniscayaan perdamaian dan keamanan dunia. Ia meminta kepada Paus Fransiskus supaya menekankan masalah ini.

Di bagian lain uraian, Presiden Ruhani menandaskan tindakan serius untuk memusnahkan setiap bentuk kekerasan dan radikalisme. “Islamofobia dan aksi penghinaan terhadap simbol-simbol kultus Muslimin adalah sebuah bentuk bantuan terhadap terorisme,” ujarnya.

Paus Fransiskus dalam pertemuan ini juga menekankan urgensi menghormati simbol-simbol kultus agama lain. Tindakan ini bisa membantu penegakan perdamaian dan spiritualitas di masyarakat dunia.

Di akhir pertemuan kedua tokoh dunia saling memohon doa demi terwujudnya cita-cita bersama yang diemban oleh Islam dan Kristen.

(Shabestan/ABNS)

Ditulis Oleh : Unknown ~ Pada Kamis, 28 Januari 2016

Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel kami yang berjudul Dari Dialog Agama Hingga Pertemuan Perdagangan. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Anda dipersilakan copy paste berita ini dengan mencantumkan url sumber : https://abnsnews.blogspot.com/2016/01/dari-dialog-agama-hingga-pertemuan.html

Subscribe for latest Dunia Penuh Berita


0 komentar:

PROFIL ABNS