Tanda-tanda Akhir Zaman Tak Bisa Diterka


Kita tidak bisa dengan yakin seenaknya menganggap peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita sebagai tanda-tanda akhir zaman yang spesifik sebagaimana yang dimaksud dalam riwayat-riwayat Islam tenang akhir zaman.

Selama ini tidak ada satupun ulama yang secara pasti menyebut suatu peristiwa yang terjadi di dunia akhir-akhir ini sebagai tanda akhir zaman, kecuali mereka menganggapnya sebagai kemungkinan.

Hujjatul Islam Muhammad Reza Nashuri salah seorang pengkaji isu akhir zaman di Iran menekankan bahayanya menerka-nerka hal ini.

Beliau mengatakan, “Tugas kita adalah menjalankan kewajiban-kewajiban kita sebagai penanti kedatangan Imam Mahdi as. Jika kita sudah menjalankan tugas-tugas kita, tinggal kita tunggu kapan beliau akan datang.”

Lalu beliau menambahkan, “Jika ada ulama atau tokoh agama kita yang memberikan pendapat tentang kemiripan suatu peristiwa yang tengah terjadi di tengah-tengah kita dengan riwayat-riwayat yang menceritakan tanda-tanda akhir zaman, itu pun mereka hanya menganggapnya sebagai kemungkinan.”

“Kalau kita benar-benar berharap Imam Zaman as segera datang, maka hendaknya kita persiapkan diri kita dengan melakukan apapun yang sekiranya dapat memudahkan urusan beliau nanti saat beliau tiba. Bukannya sibuk menerka-nerka pertanda kedatangan beliau,” demikian tambahnya.

Beliau menekankan bahwa bisa jadi ada pihak-pihak tertentu yang ingin menciptakan suatu fenomena sosial yang sekiranya dapat dicocokkan dengan tanda-tanda akhir zaman di riwayat-riwayat kita, yakni memalsukannya. Oleh karena itu kita hanya bisa berkata “mungkin”.

(Shabestan/ABNS)

Ditulis Oleh : Unknown ~ Pada Kamis, 07 Januari 2016

Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel kami yang berjudul Tanda-tanda Akhir Zaman Tak Bisa Diterka. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Anda dipersilakan copy paste berita ini dengan mencantumkan url sumber : https://abnsnews.blogspot.com/2016/01/tanda-tanda-akhir-zaman-tak-bisa-diterka.html

Subscribe for latest Dunia Penuh Berita


0 komentar:

PROFIL ABNS